Taman Bungkul, Taman Kota Terbaik se-Asia di Tengah Kota Surabaya

Hampir setiap kota pasti memiliki taman kota. Tetapi sangat berbeda dengan Taman Bungkul yang ada di Surabaya. Keindahannya selalu membuat siapa saja yang berkunjung jadi takjub dan terpesona. Lokasinya sangat mudah diakses, berada di Jl. Taman Bungkul atau Jl. Darmo, Kalurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo Kota Surabaya.

Karena kecantikannya pula, taman ini pada tahun 2013 lalu pernah dinobatkan sebagai taman kota paling baik se-Asia atau The 2013 Asian Townscape Award dari PBB. Sehingga bukan merupakan hal aneh apabila Taman Bungkul selalu jadi taman rekreasi primadona bagi setiap wisatawan yang sedang berlibur di Surabaya.

Sejarah

Sebetulnya bungkul merupakan nama seorang tokoh yang nama lengkapnya adalah Ki Ageng Supa dan sering disebut dengan panggilan Mbah Bungkul. Menurut perkiraan, dia hidup pada zaman Sunan Ampel sekitar tahun 1400 hingga 1481 Masehi. Sosok dari kerajaan Majapahit ini berganti nama menjadi Ki Ageng Mahmuddin setelah memutuskan masuk agama Islam.

Suatu saat Mbah Bungkul atau Ki Ageng Mahmuddin berniat mencari jodoh untuk putrinya, Dewi Wardah. Dia memetik sebiji buah delima dan dihanyutkan ke Sungai Kalimas. Setelah itu dia menyebutkan janjinya, siapa saja yang berhasil menemukan buah delima tersebut akan dijadikan menantunya.

Dalam cerita selanjutnya, buah delima ini ditemukan oleh Raden Paku yang merupakan salah seorang pengikut Sunan Apel. Kisah berikutnya bisa ditebak, Raden Paku dinikahkan dengan Dewi Wardah. Kemudian setelah meninggal dunia, Mbah Bungkul dimakamkan pada sebuah tempat yang sekarang menjadi Taman Bungkul Surabaya.

Fasilitas

Bagi traveler yang merasa penasaran dengan kisah sejarah diatas, dapat mengunjungi makam Mbah Bungkul yang sampai saat ini masih terawat dengan baik di kawasan Taman Bungkul. Desain makamnya terlihat begitu eksotis, berarsitektur khas Majapahit. Di sekitarnya tumbuh pepohonan tua berdaun rindang.

Untuk area tamannya sendiri, sejak direvitalisasi pada tahun 2007 memiliki penampilan yang semakin indah. Bukan itu saja, taman seluas 900 m2 ini juga sudah dilengkapi dengan aneka fasilitas. Dijamin setiap pengunjung akan merasa betah berada di taman berhawa sejuk ini.

Mulai dari jogging track, skate board, BMX track, area khusus untuk bersantai, kolam dengan air mancurnya cantik dan lainnya, siap memberi kesenangan pada para traveler. Lebih dari itu taman ini juga telah dilengkapi sebuah arena terbuka yang dapat digunakan untuk menggelar acara-acara pertunjukan.

Bagi kaum difabel, tidak perlu ragu berekreasi di Taman Bungkul. Obyek wisata alam yang mengusung konsep hutan kota ini mempunyai jalur khusus bagi penyandang cacat. Kemudian bagi untuk traveler yang sedang merasa lapar, tersedia pujasera dengan sajian andalan berupa hidangan khas Surabaya dengan citara yang begitu melezatkan.