Keseruan Mencicipi Rasa Pedas dan Gurihnya Nasi Babat Cak Yasin Surabaya

Boleh dibilang Kota Surabaya merupakan surganya kuliner. Tak heran bila banyak wisatawan yang berlibur ke Surabaya kadang-kadang hanya untuk menjelajahi kekayaan wisata kuliner ibukota Provinsi Jawa Timur ini. Mulai makanan berat hingga makanan ringan dari Surabaya seperti pantang untuk dilewatkan.

Aneka kekayaan kuliner di Surabaya ini beragam, ada yang hanya dapat dinikmati pada siang hari, namun juga ada makanan yang khusus tersedia di malam hari saja. Salah satu makanan yang harus dicoba ketika berkunjung ke Surabaya adalah Nasi Babat Cak Yasin. Makanan ini hanya tersedia pada malam hari karena memang warungnya hanya buka malam hari.

Nasi Babat Cak Yasin bertempat di Jl. Raya Dukuh Kupang, Surabaya. Secara penampilan warungnya seperti kurang meyakinkan, karena hanya pedagang kaki lima yang hanya buka di pinggir jalan. Tetapi jangan salah, karena pembeli nasi babat ini sangat ramai bahkan harus antre untuk menikmati sepiring nasi babat.

Resep sederhana

Bahkan semakin malam pengunjung akan semakin bertambah ramai. Mereka berjejalan baik di kursi yang disediakan, atau berada di lesehan tikar yang digelar pedagang. Meskipun antre, namun pelayanannya tidak lambat. Hal ini tentu semakin memanjakan pembeli yang datang.

Lalu apa sebetulnya keistimewaan nasi babat ini?. Nah, mungkin banyak dari kita yang sudah paham tentang babat, jerohan sapi yang memang terkenal lezat ini. Bahkan mungkin banyak yang tergila-gila. Babat dapat dimasak ke dalam model apapun, termasuk sebagai campuran masakan lainnya.

Di Nasi Babat Cak Yasin, babat yang ada digoreng, lalu disuguhkan dengan nasi putih hangat dengan lalapan mentimun serta kemangi. Pelengkapnya yaitu sambal korek. Namun apakah resepnya sesederha itukah?. Sudah pasti tidak. Karena untuk menggoreng babat pedagangnya memberikan bumbu tertentu yang menjadi rahasia.

Tidak semua orang dapat memasak babat dengan baik. Kalau salah bisa jadi babat akan terasa alot atau susah dicerna. Tapi babat di Cak Yasin ini sangat empuk dan rasanya gurih dan asin. Hal inilah yang membuat pembeli ketagihan.

Untuk mendapatkan satu porsi nasi babat, pengunjung harus mengeluarkan kocek sekitar Rp 15.000.  Pedagang tidak hanya menyediakan babat, namun aneka jerohan sapi lainnya juga tersedia, seperti usus, paru dan lain sebagainya. Nasi Babat Cak Yasin buka setiap hari dari pukul 19.00 WIB dan tutup pada pukul 24.00 WIB.

Jika ingin mendapatkan pengalaman yang makin mengesankan saat melakukan jelajah wisata kuliner di Surabaya, Nasi Babat Cak Yasin bisa menjadi pilihan utama. Apalagi selain punya citarasa yang lezat, lokasinya mudah dijangkau dari segala arah.