Kaos Cak Cuk, Kaos Suvenir Masa Kini Paling Unik Khas Kota Surabaya

Salah satu produk kaos oleh-oleh khas dari Yogyakarta yaitu Dagadu dulunya pernah menjadi perhatian nasional. Namanya begitu terkenal sehingga sepertinya kalau berwisata ke kota ini tanpa membelinya maka belum sah. Kemudian disusul fenomena yang sama di Bali dengan Jogernya yang juga melejit dan menjadi buruan wisatawan.

Kaos Cak Cuk

Tidak berbeda dengan Yogyakarta dan Bali, di Surabaya terdapat satu rumah produksi yang membuat kaos khas Surabaya yang kini semakin ngehits. Nama brand-nya adalah Kaos Cak Cuk yang diklaim sebagai kaos paling unik khas Surabaya. Sama dengan pendahulunya, kaos ini juga menggunakan desain yang unik, lucu bahkan menggelitik. Hal ini salah satu strategi pemasaran yang saat ini memang masih laku.

Pemrakarsa Kaos Cak Cuk adalah Dwita Roesmika dan Hendra Wardhana. Kedua sosok ini membuka sebuah toko cinderamata dengan latar Surabaya. Awalnya mereka membuka outlet di Jalan Dharmawangsa 35 Surabaya. Usaha ini dirintis sejak tahun 2005 dan diperkenalkan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan di tahun yang sama.

Kritik sosial

Cak Cuk kemudian sedikit demi sedikit menjelma menjadi sebuah brand yang mulai dikenal masyarakat. Hal ini tak lepas dari penggunaan ide-ide kreatif yang banyak disuka anak muda. Desain lucu, menggelitik, unik, dan tak jarang menggambarkan realitas yang terjadi di dalam masyarakat, yang ditampilkan dalam desain yang mengandung kritik sosial.

Pemilihan nama Cak Cuk sendiri berasal dari bahasa Suroboyoan, dimana Cak merupakan panggilan laki-laki dewasa, sementara Cuk sebenarnya lebih serupa umpatan. Kedua hal ini sejalan dengan konsep awal pembuatan produk kaos ini. Konsep ini dinilai sangat merakyat dan dekat dengan keseharian masyarakat sehingga menarik perhatian.

Sedikit demi sedikit namanya mulai terangkat kemudian mendapatkan respons yang sangat bagus dari para pecinta kaos. Selain itu, desain yang sangat lekat dengan budaya masyarakat Surabaya membuat masyarakat semakin suka. Para wisatawan pun membelinya sebagai tanda mata bahwa mereka pernah ke Surabaya.

Selain memperkenalkan kaos sebagai jualan utama, Cak Cuk juga dibuat dalam cinderamata lain seperti kaos, pin, magnet, patung, mug, tas, remi, hingga monopoli. Harganya pun mulai yang termurah Rp 5.000 hingga paling mahal seperti kaos Rp 64.000. Relatif masih sangat terjangkau di masyarakat.

Saat ini Cak Cuk memiliki beberapa outlet resmi di berbagai titik di Surabaya. Seperti di Jl. Mayjen Sungkono 35, Jl. Kedungcowek 71, Bandara Juanda Surabaya, hingga di Jl. Ahmad Yani. Jadi dijamin wisatawan akan dengan mudah menemukan kaos dan aneka cindera mata di obyek wisata belanja yang tersebar di beberapa tempat tersebut.