Hutan Bambu Keputih Surabaya, Tempat Asyik Untuk Berfoto dan Berselfie

Dibalik julukannya sebagai kota modern atau metropolitan, ternyata Surabaya punya sebuah obyek wisata alam yang keunikannya tiada banding berupa hutan bambu. Destinasi bernama lengkap Hutan Bambu Keputih Surabaya ini berlokasi di Jalan Raya Marina Asri, Keputih, Sukolilo, Kota Surabaya Provinsi Jawa Timur.

Destinasi ini sebenarnya memang bukan hutan asli karena kawasannya pernah dijadikan TPA (Tempat Pembuangan Sampah Akhir). Setelah TPA dipindah ke daerah lain, oleh pemerintah daerah setempat Keputih dialihfungsikan menjadi hutan kota dengan tanaman utama pohon bambu.

Kondisi kawasan hutan

Terletak tidak jauh dari perguruan Institut Teknologi Surabaya (ITS), Hutan Bambu Keputih terbagi dalam dua bagian dan terpisah oleh jalan raya. Hutan pertama yang terletak di sebelah utara jalan berada dilahan datar dengan ukuran yang lebih luas. Sedangkan hutan yang ada di sebelah selatan menggunakan lahan yang lebih kecil dan berbentuk miring.

Pada siang hari cuaca di kawasan ini cenderung panas dan kurang nyaman. Tetapi jika datang di sore hari, suasanannya sangat jauh berbeda. Selain menikmati udara segar di waktu senja, traveler juga dapat menyaksikan air mancur dan lampu-lampu hias yang mulai dinyalakan.

Selain itu saat musim kemarau, disana sini traveler akan menyaksikan gundukan daun bambu yang sudah kering. Jika dirasakan secara meresap dalam hati, suasananya memiliki kemiripan dengan hutan-hutan bambu yang ada di negara Jepang. Nuansanya benar-benar terasa alami meski tidak jarang membuat kaki mudah terkena debu.

Sedangkan pada musim penghujan, gundukan daun bambunya akan menghilang. Daun-daun mulai tumbuh lagi dengan warna hijau yang begitu khas. Pandangan mata terasa makin segar dan sejuk.

Tidak jarang daun-daun yang tumbuh dibagian bawah batang bambu memunculkan rasa gatal pada kulit kaki. Jadi sebaiknya pengunjung menggunakan sepatu dan celana panjang sebelum masuk kawasan hutan tersebut.

Berfoto dan berselfie

Sejak pertama kali dibuka untuk umum beberapa tahun lalu sampai saat ini, kawasan Hutan Bambu Keputih sering digunakan para pasangan calon pengantin sebagai lokasi pengambilan foto preweding. Kawasannya memang benar-benar alami, cantik dan sangat eksotis sekaligus unik dengan keindahan yang maksimal.

Tentu saja, bagi wisatawan yang datang sendirian atau bersama teman tapi bukan merupakan pasangan tetap memiliki hak sama untuk berfoto ria, apalagi untuk berselfie. Tanaman bambu yang ada di hutan tersebut sangat menarik dijadikan background baik dalam kondisi berdaun maupun ketika mengalami kerontokan di musim kemarau.

Tidak perlu bayar tiket untuk memasuki obyek wisata alam Hutan Bambu Keputih Surabaya. Jadi traveler hanya perlu mengeluarkan uang parkir jika membawa kendaraan. Tetapi apabila datang dari luar kota tanpa kendaraan lokasinya tetap bisa diakses dengan transportasi publik.