Asyiknya Menikmati Pedasnya Nasi Goreng Jancuk Surabaya

Indonesia harus bangga memiliki kuliner yang sangat khas yaitu nasi goreng. Bahkan dunia pun mengakui, selain rendang, Indonesia mempunyai makanan terlezat di dunia bernama nasi goreng. Pada perkembangannya, menyesuaikan selera sekaligus meluapkan hasrat kreatifnya, banyak pedagang yang berimprovisasi dengan membuat aneka nasi goreng dengan bumbu tertentu atau ciri khas tertentu.

Nah, masih seputar nasi goreng, apabila sedang jalan-jalan ke Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, jangan lupa untuk mencicipi nasi goreng Jancuk. Nasi goreng ini sekarang tengah hits di kalangan penikmat kuliner di kota tersebut.

Kata jancuk sendiri banyak yang mengenal sebagai umpatan, berkonotasi negatif. Namun di Surabaya, kata ini telah mengalami pergeseran arti. Pengucapannya menunjukkan keakraban, guyonan dan sering muncul saat berkumpul dengan teman.

Nasi goreng jancuk sendiri hadir karena ketika menikmatinya, orang bisa mengumpat karena enaknya atau saking pedesnya. Itulah yang ingin disampaikan oleh restoran yang memiliki menu nasi goreng jancuk ini.

Sangat pedas

Restoran nasi goreng jancuk berlokasi di Surabaya Suite Hotel, yang sebelumnya bernama Surabaya Plaza Hotel. Nasi goreng jancuk menjadi menu andalan di restoran hotel tersebut, yang merupakan hasil racikan dari Executive Food and Beverage Manager di Surabaya Suite Hotel, Eko Sugeng Purwanto.

Berawal dari keisengan Eko memasak nasi goreng dengan menambah jumlah cabai, banyak temannya yang mencoba mencicipi. Komentar pertama yang keluar adalah “Jancuk pedes Rek”. Alhasil dari sini kemudian nasi goreng ini diberi nama nasi goreng jancuk.

Nasi goreng kreasi Eko ini memiliki dua level pedas, yaitu level pedas biasa dan level pedas banget. Dalam penyajiannya, nasi goreng jancuk dilengkapi dengan irisan telur dadar, udang, suwiran daging ayam serta krupuk udang dan acar. Uniknya, nasi goreng ini disajikan di atas penggorengan dan cukup dimakan 4 hingga 5 orang sekaligus.

Untuk harga, karena memang porsinya jumbo, nasi goreng yang disajikan di hotel bintang empat ini mencapai harga Rp 75.000 per orang. Pengunjung juga bisa memesan paket untuk berlima dengan harga Rp 350.000 per nett bonus satu pitcher es teh, atau Rp 450.000 per nett untuk tujuh orang dengan bonus dua picther es teh.

Harga ini tidak mengkhianati rasanya yang memang lezat. Nasi goreng jancuk ini pun mampu menarik hati para penikmat kuliner di Surabaya. Mereka biasanya datang berkelompok untuk menikmati sensasi pedasnya.

Sedangkan untuk penggemar wisata kuliner dari daerah lain, tidak ada salahnya mencoba dan mencicipi nasi goreng yang satu ini. Kepedasannya akan mampu menghadirkan kesenangan tersendiri, apalagi jika dinikmati secara beramai-ramai.