Asyiknya Belajar Membuat Batik Motif Jawa Timur di Rumah Batik Surabaya

Meski kalah tenar dibanding Solo, Jogjakarta atau Pekalongan, ternyata Surabaya juga punya museum batik yang lebih dikenal dengan sebutan Rumah Batik Surabaya. Museum ini berada di Jl. Margorejo 143 Surabaya Jawa Timur. Letaknya sangat strategis, sehingga dapat diakses dari arah mana saja.

Proses produksi batik

Begitu masuk ke museum ini traveler tidak langsung diajak menyaksikan koleksi kain batik, namun diarahkan ke ruang produksi lebih dahulu. Banyak sekali sisi-sisi menarik yang dapat disaksikan di ruang ini. Tapi yang paling utama tentu saja proses pembuatan kerajinan batik dari tahap paling awal hingga finishing.

Sebagian besar dari proses tersebut masih menggunakan cara-cara tradisional. Termasuk juga pembuatan motifnya, menggunakan alat khusus bernama canting dan lelehan lilin hitam yang dinamakan malam.

Selain pembuatan motif, tahapan lain yang dapat dilihat langsung oleh traveler adalah desain, pewarnaan, pencelupan dan finishing. Khusus pewarnaan, bahan-bahan yang dipakai bersifat alami dan diambil dari daun dan getah beberapa jenis tanaman.

Ruang pamer

Setelah puas menyaksikan proses pembuatan batik, wisatawan diajak lagi ke ruang lain yaitu ruang pamer. Dalam ruangan ini tersaji berbagai jenis koleksi kain batik yang corak maupun motifnya berbeda-beda. Koleksi batik ini tidak hanya berasal dari Surabaya saja, namun juga beberapa daerah lain di Jawa Timur seperti Madura, Banyuwangi, Jember dan sebagainya.

Selain itu bentuknya juga tidak melulu berupa kain. Sebagian ada yang berbentuk tas, sandal, dompet, kotak perhiasan dan pernak-pernik lainnya. Dibanding batik dari Solo dan kota lain di Jawa Tengah, batik Surabaya dan Jawa Timur memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Warnanya cenderung lebih terang dan kontras, terutama yang berasal dari daerah pesisir.

Belajar membatik

Bagi traveler yang memiliki waktu lebih longgar untuk berkunjung ke obyek wisata edukasi ini, sebaiknya tidak menyia-nyiakan kesempatan belajar membuat batik sendiri. Rumah Batik yang didirikan pertamakali pada tahun 2004 ini menyediakan fasilitas khusus bagi wisatawan yang ingin belajar dan mempraktekan langsung cara pembuatan batik.

Mulai dari cara memegang canting dan teknik penggunaannya hingga tahap finishing, semua akan diajarkan secara lengkap. Demikian pula dengan teknik desainnya yang sangat berbeda dengan teknik desain kain modern.

Kegiatan seperti ini tentu sangat mengasyikan meski hanya berlangsung selama sehari saja. Selain itu yang lebih menyenangkan lagi, hasil karya batik yang sudah dibuat boleh dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.

Rumah Batik buka setiap hari dari jam 08:00 hingga 20:00 WIB dan pada hari Minggu hanya sampai jam 19:00 WIB. Obyek wisata edukasi ini sangat cocok dikunjungi oleh traveler yang ingin mempelajari budaya asli Indonesia khususnya batik.